VAIO Seukuran Dompet Masuki Indonesia


Sony Vaio P Series mulai diperkenalkan di Indonesia. Perangkat ini memiliki ukuran mungil ini dapat dijinjing bagaikan sebuah dompet panjang.

Sony memperkenalkan Vaio P Series dalam peluncuran yang digelar di Blowfish Cafe, Wisma Mulia, Jakarta, Selasa (11/02/2009). "Untuk saat ini jajaran P series yang tersedia di Indonesia adalah VGN-P15G dan VGN-P13H" cetus Ranita Fransisca, Vaio Product Marketing-Evangelist.

Produk yang dibanderol dengan kisaran harga US$ 900 sampai US$ 1000 ini memiliki jeroan layaknya netbook. Prosesor yang digunakan adalah Intel Atom 1.6 GHz dengan media penyimpanan solid state drive 64 GB (VGN-P15G) atau hardisk 60 GB (VGN-P13H).

Jika dibandingkan dengan netbook merek lain, Vaio P Series memang tergolong mahal. Namun Sony optimistis bahwa produk berukuran layar 8 inchi ini akan mendapat tempat tersendiri.

Sony pun mengedepankan produk ini sebagai perangkat bagi pengguna yang mempunyai mobilitas tinggi dan menginginkan netbook yang stylish serta berkualitas.







By: Trisno Heriyanto - detikinet
Sumber:
www.detikinet.com Posted: Rabu, 11/02/2009 19:00 WIB
Photo courtesy: www.sonystyle.com, Image may subject to copyright.

Selengkapnya »»

NAVIGATION LAUNCHED


Terkendala oleh pengetahuan programming language yang masih minim dan terbatas, setelah melalui perjuangan yang menyita waktu dan tenaga, akhirnya Navigation Link pada bagian Header Blog, telah berhasil kita perbaharui dan kini dapat berfungsi.

Disini akan dijelaskan lebih lanjut masing-masing fitur pada Navigation Link tersebut.

HOME.
Link Home akan membawa kita kembali ke halaman utama blog.

INSTITUTION.
Link Institution akan mengakses halaman (post/artikel) yang memuat informasi tentang yayasan Perguruan Hang Kesturi, kepala sekolah, guru dan staff administrasi lainnya.
(Post/artikel menyusul.)

ALUMNI.
Link Alumni berfungsi untuk melakukan akses lansung ke halaman (post/artikel) yang memuat informasi dan foto siswa-siswi lulusan Perguruan Hang Kesturi.
(Post/artikel menyusul.)

NEWS.
Link News untuk mengakses halaman (post/artikel) yang memuat informasi pengumuman, event, dan berita seputar blog dan aktivitas lainnya.

TUTORIAL.
Link Tutorial akan mengakses ke halaman (post/artikel) yang memuat informasi bagaimana cara membuat blog, menulis dan mempublikasikan sebuah artikel serta tips-tips blogging lainnya.

RSS.
Link RSS Feed akan menuju ke halaman post list, disini akan terlihat semua artikel yang telah dipublikasikan di blog. Anda dapat melakukan subcribe to post, dengan mendaftarkan alamat e-mail anda, dan post akan dikirim ke alamat e-mail dimaksud.

Main. Berfungsi untuk membuat lompatan ke post

Top. Berfungsi untuk membuat lompatan ke halaman teratas.

Image courtesy of: Akihabaranews.com, Image may subject to copyright.
Selengkapnya »»

2009 NEW PERSPECTIVE


Komunitas blog Alumni Hang Kesturi telah mengganti dan mengaplikasikan template baru 3 kolom yang memberikan tampilan Wide and Minimalist dengan kemampuan memuat info dan widget yang lebih banyak, disertai Navigation Bar dengan link yang nantinya akan terus kita perbaharui sesuai kebutuhan.

Selain itu juga telah tersedia fitur Search dibagian Top Sidebar yang berfungsi untuk mencari artikel/post berdasarkan keyword yang kita input.




Dan dengan Feedjit Live Traffic, kita akan mendapatkan informasi lokasi dari visitor yang mengunjungi blog ini, semoga bermanfaat.

Pintu saran dan opini selalu terbuka bagi seluruh anggota demi kemajuan blog Alumni Hang Kesturi!
Selengkapnya »»

Can't Not Find Way to Upload Pdf and else. "HELP ME"

Hello Broooo
Mr.Jhonvic...Mr.Wannan...Mr.Darwis..."HELP ME"
Blog ini tolong ditambah supaya bisa upload file dalam bentuk pdf,Docx,Xlsx.............
Pokok yang up to date....
Wa punya banyak info ini....mau di share ama kawan-kawan.
Tapi kalau harus ketik balik....habis waktu bro
Thank You Bro Selengkapnya »»

New F1 Car 2009








Selengkapnya »»

Diskriminasi & Rasis

Hai...bro...saya sudah turun gunung lagi.
Mr.Ketua(BLACK)...Reuninya koq hanya Alumni 91??????????
Kalau gitu kita punya account disini selain Alumni 91 DIHAPUS aja.
Mr.Obama aja sekarang ingin menyatukan DUNIA, Jadi kenapa Mr.Ketua(BLACK) sekarang jadinya memisahkan ALUMNI????
Padahal sama-sama hampir "BLACK" loh.....
Payah....Brooooo.... Selengkapnya »»

MARTHA TILAAR


Jangan pernah meremehkan sebuah panggilan hati, meski itu bertentangan dengan apa yang menjadi sikap keseharian kita! Itulah yang terjadi pada sosok Martha Tilaar. Barangkali, melihat kiprah perempuan yang masih terlihat segar di usia yang tak lagi muda ini pasti kita membayangkan masa mudanya tak bakal jauh dari urusan seputar kecantikan? Pastilah ia berhubungan erat dengan keelokan, keanggunan, dan kemolekan ala kraton Jawa yang terbentuk baik dari sikap maupun penampilan.

Ternyata, masa muda perempuan kelahiran Kebumen, Jawa Tengah, 4 September 1937 ini jauh dari kesan cantik dan anggun. Malah, ia tumbuh jadi gadis tomboy, lincah, bahkan bandel. Ia sangat tidak suka merawat diri jika dibandingan dengan saudara-saudaranya. Bayangkan, hobinya main layang-layang dan berenang di sungai! Karena itu, kulitnya jauh dari kesan mulus dan bahkan rambutnya pun memerah. Ibunda Martha muda sering menegur dirinya agar berpenampilan layaknya seorang perempuan.

Masa remajanya, Martha mengambil kuliah jurusan sejarah di IKIP Negeri Jakarta. Sejak lulus tahun 1962, ia kemudian mengajar sejarah. Profesinya sebagai guru membuat dirinya makin sering diperingatkan sang bunda untuk berpenampilan lebih layak di depan murid-murid. Akhirnya, ia lantas dipaksa untuk ikut les kecantikan. Konon, diantar sang ibu ia belajar tata kecantikan ke Titi Purwosoenoe. Rupanya, di sinilah jiwa perempuan Martha terpanggil. Entah siapa yang memengaruhi, atau entah itu merupakan panggilan hati, Martha mulai jatuh cinta dengan dunia kecantikan.

Maka, saat sebuah kesempatan menghampirinya, Martha pun menyempatkan diri belajar kecantikan di Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, AS. Saat itu, ia mengikuti tugas belajar suaminya ke Amerika. Dari hasil pendidikannya, ia kemudian membuka praktik salon. Ia terjun ke lapangan sendirian untuk mempromosikan usahanya. Mulai dari masuk kampus-kampus, hingga mendatangi ibu-ibu yang ikut suami tugas di sana. Martha juga menyempatkan diri melamar bekerja sebagai salesgirl produk kosmetika Avon. Setiap sore ia keluar masuk asrama mahasiswa dan mengetuk pintu untuk lalu berteriak lantang, "Avon Calling!"

Dari sini, jiwa wirausahanya terus bergolak. Maka, sekembalinya ke Indonesia, ia pun memutuskan membuka salon. Karena belum mempunyai rumah sendiri, garasi rumah orangtuanya jadi laboratorium usaha yang ia beri nama "Martha Salon". Di sebuah ruangan berukuran 6x4 meter daerah Menteng Jakarta itu, tepat pada tanggal 3 Januari 1970, menjadi hari bersejarah penentu arah hidup Martha Tilaar. Di sana, ia mulai membuat produk-produk kecantikan dari bahan alam dengan nama Sariayu Martha Tilaar, merek yang jika diartikan "Sarinya Wong Ayu".

Dari garasi itulah, perjalanan bisnis Martha Tilaar teruji dengan berbagai hal. Meski produknya mulai diterima oleh banyak orang, ia sempat ditolak saat hendak menyewa beberapa mal dan plaza terkemuka di Jakarta. Produknya dianggap tidak memiliki image berkelas.

Martha Tilaar lantas menjawab tantangan tersebut dengan mendirikan Puri Ayu Martha Tilaar pada kisaran Mei 1995. Tepatnya di daerah Kuningan Jakarta Selatan, ia membuat gerai jamu dan kosmetika Sariayu. Berkat perjuangannya, gerai tersebut mampu berkembang dan bahkan punya cabang di kota-kota besar lain di Indonesia. Usaha yang kini dinamai Martha Tilaar Group berkembang dengan sekitar 11 anak perusahaan dan mampu mempekerjakan setidaknya 6000-an orang.

Kini, dengan kesuksesannya, ia mendirikan Yayasan Martha Tilaar untuk mendidik kaum perempuan tentang kecantikan. Yayasan ini bertujuan mendidik kaum perempuan agar mempunyai keterampilan tentang kecantikan hingga bisa jadi modal saat terjadi krisis seperti pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kisah perjuangan Martha Tilaar dari nol hingga menjadi sukses luar biasa patut diteladani oleh siapa saja. Kekuatan tekad untuk mendobrak tantangan yang ada adalah inspirasi bahwa siapapun yang mau berusaha dan berjuang, pasti akan menemukan jalan keberhasilan.
Selengkapnya »»

Reuni Angkatan 91


Kabar gembira untuk angkatan 91
Tanggal 4 April 2009 akan diadakan Reuni Angkatan 91
Tempat akan ditentukan dalam waktu dekat.
Harga per orang akan diusahakan seminim mungkin
Bagi alumni yang ingin bergabung bisa Hub : Ratna
08126532729/77272929. Selengkapnya »»

STARBUCK


Apa yang akan Anda lakukan jika ide Anda ditolak dan dilecehkan-bahkan dianggap gila-oleh 217 orang dari 242 yang diajak bicara? Menyerah? Atau malah makin bergairah? Jika pilihan terakhir ini yang Anda lakukan, barangkali suatu saat, sebuah impian membuat bisnis kelas dunia bisa jadi milik Anda.

Yah, itulah kisah nyata yang dialami oleh Howard Schultz, orang yang dianggap paling berjasa dalam membesarkan kedai kopi Starbucks. "Secangkir kopi satu setengah dolar? Gila! Siapa yang mau? Ya ampun, apakah Anda kira ini akan berhasil? Orang-orang Amerika tidak akan pernah mengeluarkan satu setengah dolar untuk kopi," itulah sedikit dari sekian banyak cacian yang diterima Howard, saat menelurkan ide untuk mengubah konsep penjualan Starbucks.

Dalam buku otobiografinya yang ditulis bersama dengan Dori Jones Yang- Pour Your Heart Into It; Bagaimana Starbucks Membangun Sebuah Perusahaan Secangkir Demi Secangkir-Howard menceritakan bagaimana ia merintis "cangkir demi cangkir" dan menjadikan Starbucks sebagai kedai kopi dengan jaringan terbesar di seluruh dunia.

Awalnya, Howard Schultz adalah seorang general manager di sebuah perusahaan bernama Hammarplast. Suatu kali, ia datang ke Starbucks yang pada awalnya hanyalah toko kecil pengecer biji-biji kopi yang sudah disangrai. Toko ini dimiliki oleh duo Jerry Baldwin dan Gordon Bowker sebagai pendiri awal Starbucks. Duo tersebut memang dikenal sangat getol mempelajari tentang kopi yang berkualitas. Melihat kegairahan mereka tentang kopi, Howard pun memutuskan bergabung dengan Starbucks, yang kala itu baru berusia 10 tahun. Ia pun segera bisa dekat dengan Jerry Baldwin. Sayang, hal itu kurang berlaku dengan Gordon Bowker dan Steve, seorang investor Starbucks baru. Meski begitu, Howard tetap berusaha beradaptasi dan mencoba mengenalkan berbagai ide pembaruan untuk membesarkan Starbucks.

Suatu ketika, Howard Schultz datang dengan ide cemerlang. Ia mendesak Jerry untuk mengubah Starbucks menjadi bar espresso dengan gaya Italia. Setelah perdebatan dan pertengkaran yang panjang, keduanya menemui jalan buntu. Jerry menolak karena meskipun idenya bagus, Starbucks sedang terjerumus dalam utang sehingga tidak akan mampu membiayai perubahan.

Howard pun lantas bertekad mendirikan perusahaan sendiri. Belajar dari Starbucks, ia tidak mau berutang dan memilih berjuang mencari investor. Dan, pilihan inilah yang kemudian membuatnya harus bekerja ekstra keras. Ditolak dan direndahkan menjadi bagian keseharian yang harus dihadapinya.

Tekad itu terwujud--dan bahkan--dengan uang yang terkumpul dari usahanya, ia berhasil membeli Starbucks dari pendirinya. Namun, kerja keras itu tak berhenti dengan terbelinya Starbucks. Saat terjadi akuisisi, ia mendapati banyak karyawan yang curiga dan memandang sinis perubahan yang dibawanya. Tetapi, dengan sistem kekeluargaan, ia merangkul karyawan dan bahkan memberikan opsi saham sehingga sense of belonging karyawan makin tinggi.

Kini, dibantu dengan CEO yang diperbantukannya, Orin C Smith, Howard berhasil mengembangkan Starbucks hingga puluhan ribu cabang di seluruh dunia. Ia juga menekankan layanan dengan keramahan pada konsumen, dan di sisi lain, memperlakukan karyawan sebagai keluarga. Dengan cara itu, Howard terus berekspansi hingga terus menjadi kedai kopi terbesar.

Howard Schultz adalah gambaran kegigihan seseorang dalam mewujudkan ide. Meski diremehkan pada awalnya, Howard tetap bertahan dan akhirnya membuktikan bahwa dengan tindakan nyata, semua ide bisa menjadi nyata. Kepedulian yang ditunjukkan dengan "memanusiakan" semua karyawannya juga telah membuatnya makin disegani sehingga mampu terus memperbesar usahanya.

Photo courtesy: blogs.guardian.co.uk, Image is subject to copyright.
Selengkapnya »»

Pra Reuni 31 Jan 2009 di Lembur Kuring


Dengan semangat '45 ketua reuni kita Johnvic mengadakan rapat secara intensif
utk acara reuni resmi yg udah di tunggu 18 thn. Dia membagi tugas
per kelompok seperti ilmu yg dia pelajari di HK.
Tunggu tgl mainnya, Undangan belum kering dicetak.
Selengkapnya »»