
JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang "kopi darat" para blogger di Indonesia atau biasa di sebut dengan Pesta Blogger akan kembali akan digelar. Pesta Blogger tahun 2010 yang mengambil tema "Merayakan Keragaman" akan digelar pada Sabtu, 30 Oktober 2010 mendatang.
Irayani Queencyputri selaku Ketua Pesta Blogger 2010 mengatakan ajang tahun ini sedikit berbeda, karena menggunakan istilah baru yakni Pesta Blogger + (Pesta Blogger Plus) 2010.
"Setelah memasuki tahun keempat, khusus pada tahun ini kami memberi tema Pesta Blogger + 2010. Jadi, bukan hanya komunitas blogging, tetapi juga dari media sosial lainnya seperti Facebook, Twitter, Flickr, Devianart, Koprol, MySpace, atau citizen journalism," kata Irayani dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (18/8/2010).
Irayani menjelaskan, Pesta Blogger + ini juga terkait dengan tema yang diambil yakni "Merayakan Keragaman". Pesta Blogger + 2010 dimaksudkan untuk menjaring semua komunitas online yang sangat beragam, tidak hanya blogger tapi juga dari jejaring sosial dan forum-forum lainnya.
Dalam ajang yang pertama kali digelar pada tahun 2007 ini, pihak penyelenggara ingin mempertemukan pribadi-pribadi maupun komunitas untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik dalam komunitas dunia maya agar lebih kaya akan wawasan.
"Informasi sudah lebih cepat berkembang, kita lihat suara dari komunitas ini mampu menekan para pengambil kebijakan. Saya yakin ini akan membawa gebrakan di dunia maya tapi juga di lingkungan sosial," kata Enda Nasution, seorang blogger yang juga panitia Pesta Blogger + 2010.
Perkembangan penggiat dunia blogging di Indonesia saat ini sudah mencapai kemajuan yang signifikan, mencapai hampir 2 juta orang. Sedangkan pengguna Facebook mencapai 25 juta atau meningkat 300 persen dibanding tahun 2000-an, dan pengguna Twitter dari Indonesia berada di urutan keenam dunia dengan pengguna sebesar 2,41 persen dari jumlah total pengguna Twitter dunia.
"Indonesia punya suara yang besar dalam ajang ini. Karenanya para penggiat online mempunyai potensi yang besar untuk mendorong terjadinya perubahan," jelas Irayani.
Sumber: JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang "kopi darat" para blogger di Indonesia atau biasa di sebut dengan Pesta Blogger akan kembali akan digelar. Pesta Blogger tahun 2010 yang mengambil tema "Merayakan Keragaman" akan digelar pada Sabtu, 30 Oktober 2010 mendatang.
Irayani Queencyputri selaku Ketua Pesta Blogger 2010 mengatakan ajang tahun ini sedikit berbeda, karena menggunakan istilah baru yakni Pesta Blogger + (Pesta Blogger Plus) 2010.
"Setelah memasuki tahun keempat, khusus pada tahun ini kami memberi tema Pesta Blogger + 2010. Jadi, bukan hanya komunitas blogging, tetapi juga dari media sosial lainnya seperti Facebook, Twitter, Flickr, Devianart, Koprol, MySpace, atau citizen journalism," kata Irayani dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (18/8/2010).
Irayani menjelaskan, Pesta Blogger + ini juga terkait dengan tema yang diambil yakni "Merayakan Keragaman". Pesta Blogger + 2010 dimaksudkan untuk menjaring semua komunitas online yang sangat beragam, tidak hanya blogger tapi juga dari jejaring sosial dan forum-forum lainnya.
Dalam ajang yang pertama kali digelar pada tahun 2007 ini, pihak penyelenggara ingin mempertemukan pribadi-pribadi maupun komunitas untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik dalam komunitas dunia maya agar lebih kaya akan wawasan.
"Informasi sudah lebih cepat berkembang, kita lihat suara dari komunitas ini mampu menekan para pengambil kebijakan. Saya yakin ini akan membawa gebrakan di dunia maya tapi juga di lingkungan sosial," kata Enda Nasution, seorang blogger yang juga panitia Pesta Blogger + 2010.
Perkembangan penggiat dunia blogging di Indonesia saat ini sudah mencapai kemajuan yang signifikan, mencapai hampir 2 juta orang. Sedangkan pengguna Facebook mencapai 25 juta atau meningkat 300 persen dibanding tahun 2000-an, dan pengguna Twitter dari Indonesia berada di urutan keenam dunia dengan pengghuna sebesar 2,41 persen dari jumlah total pengguna Twitter dunia.
"Indonesia punya suara yang besar dalam ajang ini. Karenanya para penggiat online mempunyai potensi yang besar untuk mendorong terjadinya perubahan," jelas Irayani.
Sumber: tekno.kompas.com Rabu, 18 Agustus 2010 | 14:23 WIB
Penulis: C12-09 | Editor: Tri Wahono
Selengkapnya »»
Pesta Blogger 2010 Akomodasi Komunitas Sosial Media
RIM BlackBerry 9800 Torch

WATERLOO, KOMPAS.com — Research In Motion (RIM) akhirnya mengumumkan secara resmi debut BlackBerry hybrid pertamanya, BlackBerry 9800, yang diberi julukan "Torch". Disebut hybrid karena smartphone tersebut menyediakan navigasi dengan layar sentuh (touch screen) dan keyboard QWERTY sekaligus.
Buat smartphone buatan produsen lain, jenis produk semacam ini mungkin sudah biasa. Namun, ini pertama buat BlackBerry. Torch mungkin jawaban RIM untuk konsumen yang masih belum nyaman benar menggunakan layar sentuh. Selama ini produk BlackBerry memang populer karena identik kenyamanannya dengan keyboard QWERTY.
"BlackBerry Torch merupakan produk dari perusahaan kami yang sangat istimewa," ujar Co-CEO RIM Mike Lazaridis dalam pernyataannya, Selasa (3/8/2010). Selain sebagai produk hybrid pertama, Torch juga salah satu smartphone pertama yang menggunakan sistem operasi OS BlackBerry 6.
BlackBerry Torch memiliki spesifikasi layar sentuh 3.2 inci HVGA, menggunakan OS BlackBerry 6, terdapat aplikasi GPS, mendukung HSDPA dengan kecepatan download hingga 3.6 Mbps. Selain itu, ia dilengkapi dengan kamera beresolusi 5 MP dengan flash memiliki kemampuan pengenalan wajah. Kameranya juga bisa digunakan untuk perekam video dengan resolusi VGA.
Perangkat ini berjalan menggunakan prosesor 624 MHz dan memiliki memori internal 512 MB yang bisa di-upgrade dengan flash storage hingga 4 GB. Fitur lainnya koneksi wi-fi dengan standar terbaru 802.11n.
Perangkat ini akan tersedia pertama kali di AS mulai tanggal 12 Agustus 2010 dan dibanderol dengan harga mulai 200 dollar AS dengan kontrak langganan 2 tahun.
Sumber: kompas.tekno.com Rabu, 4 Agustus 2010 | 11:14 WIB. Penulis: M03-10 | Editor: wah
Photo courtesy engadget.com, Images is subject to copyright.
Selengkapnya »»
Telkomsel Uji Coba LTE Pertama di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Uji coba jaringan long term evolution (LTE) yang merupakan tulang punggung layanan teknologi 4G akhirnya digelar untuk pertama kalinya di Indonesia. Telkomsel menjadi operator pertama yang melakukan uji coba tersebut.
Uji coba tersebut akan dimulai, Senin (21/6/2010) hari ini dengan menggandeng kerja sama riset bersama ITB, UI, dan IT-Telkom. Hasil dari uji coba LTE akan menjadi penerapan roadmap teknologi mobile broadband Telkomsel yang saat ini didukung lebih dari 5.000 Node B atau BTS 3G. Sementara untuk penyediaan perangkat jaringan, Telkomsel menggandeng Huawei menjadi mitra. Uji coba teknologi LTE akan dilakukan di Jakarta.
"Kesiapan dalam mengujicoba teknologi terbaru ini semakin menguatkan komitmen Telkomsel dalam berinvestasi sekaligus memandu perkembangan industri telekomunikasi selular di Indonesia memasuki era baru layanan mobile broadband," kata Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, dalam siaran persnya, Senin.
Saat ini perkembangan mobile broadband masih pada initial stage, di mana teknologi yang dimanfaatkan masih berbasis 3G, yang telah berevolusi ke HSDPA/HSUPA dan HSPA+. Teknologi tersebut terus berevolusi ke Dual Carrier HSPA+ (42Mbps), Multi Carrier (84Mbps), dan Multi Carrier yang didukung antena Multiple Input Multiple Output (MIMO) 2x2 (168 Mbps).
Sementara di sisi lain teknologi baru seperti LTE juga mulai tersedia, di mana baik LTE dan LTE Advance menawarkan kapasitas dan kualitas melebihi HSPA+. Dengan LTE, layanan data dapat diakses dengan kecepatan hingga 172 Mbps, sementara LTE Advance menawarkan kecepatan hingga 300Mbps, 600Mbps, bahkan 1 Gbps dengan teknologi Multi Carrier dan MIMO 4x4.
Selain uji coba LTE, Telkomsel juga melakukan uji coba Dual Carrier HSPA+ bekerja sama dengan Ericsson di Medan dan Nokia Siemens Networks (NSN) di Denpasar. Ke depannya seluruh mitra Telkomsel (Huawei, Ericsson, NSN, dan ZTE) akan menggelar uji coba untuk LTE dan Dual Carrier HSPA+.
Dalam uji coba kali ini Telkomsel melakukan pengkajian teknis maupun bisnis teknologi LTE, terutama kebutuhan akan sumber daya, seperti alokasi frekuensi untuk menggelar LTE, kebutuhan investasi baru bagi penyelenggaraan LTE, serta pendayagunaan investasi existing yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan implementasi LTE. Seluruh upaya ini dilakukan untuk mendukung perkembangan layanan mobile broadband ke depan yang sangat membutuhkan bandwidth besar, seperti: data kecepatan tinggi hingga 150 Mbps (downlink) dan 50 Mbps (uplink) untuk mendukung high definition streaming video, Voice over Internet Protocol (VoIP), dan aplikasi-aplikasi lain yang membutuhkan data kecepatan tinggi.
Ke depannya LTE dan Dual Carrier HSPA+ diprediksi akan membawa perubahan industri telekomunikasi cukup signifikan, di mana pada era LTE perkembangan layanan berbasis data akan semakin pesat seiring dengan peningkatan kemampuan teknologi akses tersebut. Perkembangan layanan berbasis data juga ditentukan oleh berbagai aplikasi/service layer, seperti: teknologi IP Multimedia Subsystem (IMS), Service Delivery Platform (SDP), dan Cloud Computing. Di sisi lain, untuk mengembangkan berbagai layanan ke depan, operator membutuhkan dukungan dari mitra kerja, seperti: penyedia konten, aplikasi, dan device.
Sumber: tekno.kompas.com Senin, 21 Juni 2010 | 17:09 WIB
Selengkapnya »»
Google "Scan" 400.000 Buku Sejarah Eropa
VIENNA, KOMPAS.com - Perpustakaan nasional Austria telah meneken kontrak senilai 30 juta euro dengan raksasa internet asal AS, Google, untuk mendigitalisasi 400.000 buku-buku yang bebas hak cipta atau copyright-free. Buku-buku tersebut merupakan koleksi sejarah Eropa dalam 400 tahun terakhir.
Johanna Rachinger, Kepala ONB Library, menyebut hal ini sebagai 'langkah penting' lantaran perpustaaan Austria merupakan satu dari lima perpustakaan yang menyimpan koleksi terbesar dari abad 16-19. Jika dihitung, koleksi buku tersebut tak kurang dari 120 juta halaman.
Di bawah kesepakatan dengan Google, nantinya Google akan mengongkosi digitalisasi koleksi perpustakaan Austria yang menghabiskan sekitar 50-100 euro per buku. Pihak perpustakaan menyatakan, tanpa adanya pendanaan eksternal, hal ini tidak bisa terwujud.
Google akan mulai memindai pada tahun 2011 di Bavaria dan diperkirakan akan rampung dalam 6 tahun. Hanya saja, Google tak akan punya hak eksklusif terhadap buku-buku yang sudah di-scan tersebut. Nantinya, semua koleksi tersebut bisa diakses melalui situs ONB di www.onb.ac.at, Google Books Library di books.google.fr, maupun kewilayahan Eropa di www.europeana.eu.
Google telah memindai jutaan buku untuk membikin perpustakaan digital maupun toko buku online. Sayangnya, proyek macam ini sering terganjal kontroversi dari hak cipta, anti-trust dan isu privasi.
Hitung punya hitung, Google sudah memindai 12 juta buku dari 40 perpustakaan, termasuk Universitas Stanford dan Harvard di AS, dan juga Universitas Rome dan Florence di Italia.(KONTAN/Femi Adi Soempeno)
Sumber: tekno.kompas.com Rabu, 16 Juni 2010 | 22:51 WIB
Selengkapnya »»
iPhone 4 Announced

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - CEO Apple Steve Jobs akhirnya memamerkan juga iPhone 4, Senin (7/6/2010) dalam ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) di San Francisco, AS. Samakah dengan prototipenya yang sempat bocor karena tertinggal di toilet bar?
"Hentikan saya kalau Anda pernah melihat ini," kata Jobs saat memperlihatkannya di depan para developer yang hadir di ajang tahunan itu. Jobs mencoba meyakinkan bahwa iPhone 4 masih fresh.
Smartphone generasi keempat buatan Apple ini hadir dengan resolusi layar lebih tinggi, baterai lebih awet, dan ukuran lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya. Tebalnya hanya 0,38 inci dibandingkan iPhone generasi sebelumnya yang sekitar 0,5 inci. Baterainya tahan 7 jam pada kondisi aktif atau 2 jam lebih lama dari sebelumnya. Lebar layarnya sama 3,5 inci namun resolusinya empat kali lipat lebih baik.
Penampilannya sedikit lebih mencolok dengan lapisan kaca mengilap di bagian layar maupun punggungnya. Sisi-sisinya dikelilingi pelat stainless steel yang juga berfungsi sebagai antena. Kameranya 5 megapixel dan bisa merekam video dengan standar HD (high definition).
Di bagian depan kini ditambahkan kamera sekunder untuk videoconference. Apple telah melengkapinya dengan aplikasi Facetime untuk melakukan videoconferencing namun sementara hanya bisa antar pengguna iPhone 4 dan lewat WiFi.
iPhone 4 bekerja dengan sistem operasi terbaru iPhone OS 4 dan akan tersedia mulai 24 Juni di AS dengan harga 199 dan 299 dollar AS dengan pilihan warna hitam dan putih.

Sumber: tekno.kompas.com Selasa, 8 Juni 2010 | 08:22 WIB
Photos: Engadget.com
Selengkapnya »»
Microsoft Pilih 'Software' Pendidikan Buatan Indonesia
Perangkat lunak atau software pendidikan Sains dan Matematika dari PT Pesona Edukasi yang murni buah karya anak bangsa mampu menembus pasar global. Bahkan, PT Pesona Edukasi terpilih menjadi satu dari sembilan partner tingkat dunia Microsoft untuk mengisi materi teknologi baru Microsoft dalam bidang pendidikan MultiPoint Mouse.
Ananta Gondomono, Academic Program Manager PT Microsoft Indonesia, di Jakarta, Selasa (4/5/2010), mengatakan bahwa konten pendidikan yang diciptakan PT Pesona Edukasi itu diunggah di situs web Microsoft sehingga bisa diakses secara global dan gratis. Microsoft mengembangkan teknologi MultiPoint Mouse untuk mengatasi kesenjangan penggunaan teknologi informasi di dunia pendidikan.
Menurut Ananta, di ruang kelas yang memiliki komputer atau PC yang terbatas, produk tersebut kini bisa digunakan secara bersama-sama oleh siswa. Hal ini juga sudah diuji coba dengan dipakai oleh 20 siswa secara bersamaan.
Teknologi Windows MultiPoint Mouse adalah rekayasa pemrograman komputer yang memungkinkan satu layar komputer dapat diakses sampai lebih dari 30 mouse sekaligus. Satu komputer dapat digunakan oleh 30 anak dalam satu kelas dengan masing-masing anak menggunakan mouse sendiri-sendiri untuk menjalankan aplikasi secara bersama-sama.
Manfaat dari penggunaan teknologi ini adalah memberi kesempatan anak untuk berkolaborasi dalam menjalankan satu program atau berkompetisi antara satu dan yang lain. Aplikasi dari PT Pesona Edukasi yang diberi nama Amazing Concert dapat diunduh secara gratis di http;//www.microsoft.com/multipoint/mouse-sdk/showcase.aspx.
Hary Candra, Marketing Director PT Pesona Edukasi, menjelaskan bahwa PT Pesona Edukasi mengembangkan perangat lunak Amazing Concert, yakni sebuah aplikasi perangat lunak pendidikan untuk bermain musik bersama. Selain itu, ada juga DigiCarnival, yakni perangat lunak belajar Matematika dengan topik mengurutkan angka, dan Monkey Rescue untuk belajar bahasa dan pengetahuan umum yang dikemas seperti permainan Hangman.
Bambang Juwono, Managing Director PT Pesona Edukasi, berharap, melalui perangat lunak ini, anak-anak di seluruh dunia, termasuk anak-anak Indonesia, dapat menikmati kegembiraan dalam kebersamaan. Dengan begitu, melalui seni dan teknologi, anak-anak dapat belajar hidup bersama dan saling mencintai. "Peluncuran perangat lunak bersama Microsoft ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu berkiprah dalam sektor pendidikan di dunia internasional sebagai negara pengembang perangat lunak pendidikan kelas dunia," kata Bambang.
Pada tahun ini, PT Pesona Edukasi yang menciptkan perangat lunak Fisika, Matematika, dan Sains sejak tahun 2001 berhasil menembus pasar Eropa. Sekolah-sekolah di Belanda akan menggunakan perangat lunak anak bangsa. Keberhasilan perangat lunak pendidikan Indonesia menembus mancanegara ini hadir sekitar lima tahun lalu. Perangat lunak tersebut sudah diekspor ke 23 negara.
Untuk lebih mengglobal dan menyediakan pilihan layanan yang terjangkau bagi siswa, guru, dan orangtua, PT Pesona Edukasi bekerja sama dengan Telkom untuk mengembangkan PE Online. Yang berminat bisa mengakses perangat lunak ini dengan membayar Rp 5.000 per topik per minggu di http://online.PesonaEdu.com. Bisa juga diperoleh di http://KontenEdukasi.com.
Sumber: Kompas.com Selasa, 4 Mei 2010 19:29 WIB
Penulis: Ester Lince Napitupulu Editor: wah
Selengkapnya »»
REUNI ANGKATAN 88

Sumber: Harian Analisa, Terbitan: Rabu, 03 Maret 2010
Selengkapnya »»
Mengumpatlah di Facebook, Kau Kutangkap

Menumpahkan kekesalan di jejaring sosial bisa berakibat fatal dan masuk ke ranah hukum. Setelah beberapa siswa dikeluarkan gara-gara menulis status di Facebook di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, kini giliran Wahyu (22) yang kesandung batu.
Mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Kabupaten Jember, Jawa Timur, ini dituduh telah mencemarkan nama baik karena mengumpat dan menulis kalimat tidak senonoh terhadap instruktur sekaligus pengelola Jember Marching Band (JMB), Tri Basuki.
Kisahnya bermula dari kekesalan Wahyu karena alat penyelaras musik yang dipinjam temannya tidak dikembalikan. ”Ketika saya minta teman itu mengembalikan, dia mengatakan sudah mengembalikan ke Tri Basuki. Suatu ketika saya berupaya meminta alat itu ke Tri Basuki, tetapi tidak juga diberikan,” kata Wahyu.
Pada 28 Agustus 2009, saat berada di warung internet, Wahyu berpapasan dengan anak Tri. Saat itulah kekesalannya ia tumpahkan melalui Facebook. Sialnya, salah seorang anggota JMB mencetak halaman Facebook tersebut lalu diperlihatkan kepada Tri. Tentu saja Tri berang dan berujung memperkarakan kasus pengumpatan itu sampai ke pengadilan.
”Saya sudah meminta maaf lewat jejaring sosial dan pertemuan langsung, tetapi tak dihiraukan. Malah menjadi perkara pidana sampai ke pengadilan,” kata Wahyu.
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jember, Kamis (18/2/2010), jaksa Lusiana mendakwa Wahyu dengan Pasal 310 Ayat 2 atau Pasal 311 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman yang tak main-main, empat tahun penjara! ”Pencemaran nama baik melalui internet atau jejaring sosial ini cukup dengan menggunakan pasal KUHP,” tegas Lusiana.
Jaksa tidak menggunakan Undang-Undang tentang Informasi Transaksi Elektronika, yang ancaman hukumannya bisa lebih berat, dengan dalih bahwa pasal yang disangkakan telah ditetapkan penyidik kepolisian dalam berita acara pemeriksaan. Perkara memang belum diputus hakim, tetapi Wahyu akan menjadi orang kesekian yang kesandung masalah gara-gara status di Facebook. (SIR)
Sumber: Kompas.com, Editor: jimbon, Minggu, 21 Februari 2010 | 07:30 WIB
Selengkapnya »»
Trik Aman Internetan Untuk Anak
Anak umur belasan tahun terutama usia SMP dan SMA menjadi mangsa yang mudah diperdaya predator online. Pelaku kejahatan siber ini makin aktif mengintai mangsa dengan mulai masuk ranah pergaulan di jejaring sosial.
Harian Kompas (8/2/2010) menuliskan aktivitas anak/remaja Indonesia di internet kini terus meningkat. Berdasarkan hasil riset Yahoo! di Indonesia yang bekerja sama dengan Taylor Nelson Sofres pada tahun 2009, pengguna terbesar internet adalah remaja usia 15-19 tahun, sebesar 64 persen. Jika didasarkan pada UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, usia 0-18 tahun tergolong usia anak-anak. Sebanyak 53 persen dari kalangan remaja itu mengakses internet melalui warung internet (warnet), sementara sebanyak 19 persen mengakses via telepon seluler.
Data ini menunjukkan dengan sangat gamblang, terutama kepada orangtua, untuk lebih waspada merespons aktivitas anak melalui internet. Apalagi saat ini ponsel murah yang langsung terkoneksi dengan Facebook, misalnya, semakin mudah didapatkan.
Agar anak dan orangtua lebih aman berinternet, ikuti cara berikut ini:
Posisi komputer di zona aman
Tempatkan komputer di ruang yang mudah dipantau oleh orangtua. Dengan begitu anak tidak asik sendirian tanpa pengawasan. Jangan biasakan anak berinternet di kamar pribadi yang tak mudah diawasi.
Pasang piranti khusus di komputer
Pasang pengaman untuk membatasi anak agar tidak mengakses situs yang tidak layak. Piranti lunak dapat diunduh secara gratis di situs www1.k9webprotection.com dan www.kidrocket.com
Berikan ponsel tanpa internet
Ketegasan tetap perlu meski saat ini ponsel murah yang memberikan tawaran menggiurkan terkait akses internet semakin marak saja.
Ajarkan etiket berinternet
Jika anak berinternet, pastikan Anda sebagai orangtua untuk mendampingi, memberi batasan waktu, mengajari perilaku berinternet yang baik, dan menjelaskan aturan penggunaannya.
Aktif di jejaring sosial anak
Ikulah interaksi anak dalam jejaring sosialnya untuk mengontrol aktivitas dan teman-teman anak. Untuk menjalani kegiatan ini lebih baik orangtua berhati-hati, jangan terlalu mengintervensi, karena bagaimanapun anak punya privasi. Fungsi orangtua adalah sebagai pengawas jika melihat gelagat yang tidak beres.
Sumber: www.kompas.com, Editor: din, Selasa, 9/2/2010 | 10:52 WIB
Foto: www.familyhomesecurity.com
Selengkapnya »»
